Friday, March 16, 2012

Membaca Sekilas


Membaca Sekilas
Membaca sekilas adalah suatu tipe membaca dangan cara meliputi atau menjelajah bahan bacaan secara cepat agar dapat memetik ide-ide utama. (Tarigan, 1994 : 30).  Membaca  dengan tipe ini biasanya digunakan pembaca yang bertujuan untuk memperoleh gambaran atau kesan umum suatu bacaan. Membaca sekilas caranya adalah dengan memetik ide-ide, frase penting dan kalimat –kalimat inti pada bacaan.

Berbagai alasan pembaca menggunakan tipe ini menurut Tarigan yaitu :
1.       Menemukan sepenggal informasi khusus dalam suatu alenea, paragraf, kutipan atau acuan.
2.   Memetik secara cepat ide pokok dan utir-butir yang amat penting dari bacaan tertentu.
3.      Memeriksa apakah bahan itu dapat diloncati atau dilampaui saja, atau memang harus dipetik karena sangat   penting.
4.   Memanfaatkan waktu setepat mungkin , karena pembaca sangat sibuk dan kekurangan waktu. Dengan kata lain karena paksaan waktu.

Judul dan sub judul sangat berperan dalam kegiatan membaca sekilas.  Karena  pembaca ini sering menggunakan daftar isi untuk mencari bahan yang diperlukannya. Setelah mendapatkan kata kunci dijudul dan subjudul pembaca  hanya membaca dengan menaruh perhatian pada bagian-bagian dan butir-butir yang diperlukan saja. Sehingga diperolehlah kesan umum bacaan tersebut. Sedangkan yang lainnya diabaikan begitu saja.

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia Sekolah Dasar keterampilan membaca sekilas dapat diasah dengan kegiatan anak mencari pokok pikiran (pikiran pokok) suatu paragraph dengan dilanjutkan merangkumnya menjadi kesan umum suatu bacaan. Atau dalam apresiasi sastra, anak dibimbing membaca sekilas dan mencatat urutan peristiwa dalam cerita sehingga anak dapat menceritakan kembali cerita secara ringkas.
Tugas guru adalah mendorong murid untuk dapat mempraktekan membaca sekilas dengan tepat dan efektif. Caranya adalah dengan penyajian yang jelas. Contohnya
a.   Bacalah sekilas cerita ini, kemudian ceritakan kembali dengan kata-kata rendiri.
b.  Bacalah sekilas cerita ini, lalu ceritakan kembali ke temanmu secara urut.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment